Kuliah Tamu Kolaborasi: Bangun Mahasiswa Tangguh, Jauhi Narkoba

Tiga Akademi Kesehatan Aceh Gelar Kuliah Tamu Kolaborasi: Bangun Mahasiswa Tangguh, Jauhi Narkoba

Banda Aceh, 13 Oktober 2026 – Tiga perguruan tinggi kesehatan di Aceh yaitu Akademi Fisioterapi Harapan Bangsa Banda Aceh, Akademi Farmasi YPPM Mandiri Banda Aceh, dan Akademi Keperawatan Ibnu Sina Sabang berkolaborasi menyelenggarakan Kuliah Tamu Kolaborasi dengan tema “Kenali Diri, Kelola Tekanan, Jauhi Narkoba: Membangun Mahasiswa yang Tangguh”.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 08.30 WIB s/d selesai di Aula Pustaka Wilayah Aceh ini menghadirkan tiga narasumber inspiratif dari lintas sektor.

Kuliah tamu ini bertujuan untuk membekali mahasiswa baru dan mahasiswa aktif dari ketiga akademi agar memiliki ketahanan diri yang kuat, baik secara mental, emosional, maupun karakter, di tengah tantangan dunia perkuliahan dan ancaman penyalahgunaan narkoba.

Adapun tiga narasumber yang akan mengisi materi adalah:

  1. Irwansyah, ST sebagai Pemateri dari DPRK Kota Banda Aceh dengan materi “Mahasiswa Tangguh, Generasi Unggul, Membangun Karakter Kepemimpinan dan Kontribusi Aceh”. Materi ini mendorong mahasiswa untuk memiliki jiwa kepemimpinan dan kontribusi nyata untuk Aceh.
  2. *Dedi Andria, SKM., M.Kes. sebagai Pemateri dari BNN dengan materi *”Mahasiswa Hebat Tanpa Narkoba, STOP Narkoba, START Prestasi”*. Materi ini akan memberikan pemahaman bahaya narkoba dan pentingnya prestasi tanpa narkoba.
  3. Haya Nabilah, M.Psi., Psikolog dari Psikodista Banda Aceh sebagai Pemateri Psikolog dengan materi “Menjadi Mahasiswa Tangguh, Mengelola Stress, Emosi dan Ketahanan Diri”. Materi ini fokus pada penguatan mental health dan manajemen stres bagi mahasiswa.

Kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari program Diktisaintek Berdampak, di mana perguruan tinggi tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membangun karakter mahasiswa yang tangguh, sehat, dan berdaya saing.

Diharapkan melalui kuliah tamu ini, mahasiswa dari ketiga kampus dapat saling mengenal, berjejaring, dan memiliki visi yang sama untuk menjadi generasi unggul Aceh yang bebas narkoba, tangguh secara mental, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *