Workshop Kurikulum OBE D3 Fisioterapi Akademi Fisioterapi Harapan Bangsa Banda Aceh

Akademi Fisioterapi Harapan Bangsa Banda Aceh Gelar Workshop Kurikulum D3 Fisioterapi Berbasis OBE

Banda Aceh, 15 September 2026 — Akademi Fisioterapi Harapan Bangsa Banda Aceh menyelenggarakan Workshop Kurikulum D3 Fisioterapi dengan mengusung tema “Penguatan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE)” pada Selasa, 15 September 2026, secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan workshop menghadirkan Muthiah Munawwarah, M.Fis sebagai narasumber. Workshop ini diikuti oleh pimpinan, ketua program studi, dosen, serta sivitas akademika Akademi Fisioterapi Harapan Bangsa Banda Aceh.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya institusi dalam memperkuat dan mengembangkan kurikulum pendidikan D3 Fisioterapi agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tuntutan pelayanan fisioterapi di era kesehatan digital.

Melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE), pengembangan kurikulum diarahkan pada pencapaian kompetensi dan learning outcomes yang harus dimiliki lulusan. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga memastikan mahasiswa memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap, serta kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan profesi fisioterapi.

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya penyusunan dan pengembangan kurikulum yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada kompetensi lulusan. Kegiatan juga menjadi momentum bagi sivitas akademika untuk melakukan evaluasi dan penyelarasan kurikulum agar mampu menjawab tantangan perkembangan pelayanan kesehatan dan kebutuhan masyarakat.

Akademi Fisioterapi Harapan Bangsa Banda Aceh berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan kurikulum yang berkualitas dan berorientasi pada capaian lulusan.

“Sinergi untuk Kurikulum Berkualitas” menjadi semangat bersama dalam mewujudkan lulusan fisioterapi yang profesional, mandiri, kompeten, dan mampu berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *